Kotornya Pantai Gemah Tulungagung Saat Ramai Pengunjung

Rencana sih mau langsung posting sepulang dari pantai gemah, namun rasa malas lebih besar ketimbang melakukannya hehe..  jadinya molor beberapa bulan. Tepatnya bulan april kemarin atau bulan ke 4 di tahun 2019 saya beserta rombongan berkunjung ke pantai gemah yang ada di tulungagung. Konon katanya pantainya bagus sehingga jadi primadona pada saat itu, banyak orang dari daerah saya mojokerto yang mengarahkan tujuan wisata mereka ke pantai gemah ini.

Pantai Gemah berada di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Letak pantai yang berada di teluk ini membuat besarnya ombak laut selatan yang ganas menjadi cukup bersahabat bagi para wisatawan. Pantai dengan warna pasir coklat ini menjadi ramai dikunjungi banyak orang semenjak jalur di kawasan selatan kabupaten tulungagung dibuka. Jalur lintas selatan atau lebih populer disebut JLS tersebut memang banyak membawa perubahan bagi kota tulungagung, terutama bagi wilayah pesisir kota marmer tersebut.

Pengunjung yang ingin menikmati eksotisme pantai gemah ini tidak hanya datang dari daerah tulungagung saja, namun banyak juga dari luar kota terutama pada saat musim libur sekolah pengunjung mampu meningkat hingga berlipat lipat bahkan pernah sampai ditutup jalur menuju ke pantai gemah tersebut lantaran tempat parkir yang disediakan sudah tidak muat, sudah penuh dan antrian masuk juga banyak.

Lokasi Pantai Gemah berdasarkan yang saya amati lewat google maps memang berada di sebuah teluk yang memang sedikit tersembunyi sehingga tidak berhadapan secara langsung dengan laut selatan. ini membuat ombak yang ada di pantai ini tidak terlalu besar, sehingga pantai gemah relatif aman untuk anak anak berenang dan bermain air dipantai tersebut.

Ditambah dengan banyaknya pohon cemara yang tumbuh di sepanjang pantai tersebut membuat wisatawan betah berlama lama dibawah pohon menikmati suasana sejuk pinggir pantai tanpa harus berpanas panasan dibawah terik matahari.

Tiket Masuk Pantai Gemah

Untuk dapat menikmati keindahan Pantai Gemah ini kamu tidak perlu keluar uang sebab pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis, namun ada biaya parkir setiap kendaraan yang masuk ke lokasi pantai dikenakan tarif Rp.3000 untuk sepeda motor dan Rp.5000 untuk mobil sebagai biaya penitipan kendaraan dan biaya pengelolaan pantai.

Motor ATV dan Flying Fox

Bagi yang suka melayang diudara bisa coba fasilitas yang disuguhkan yakni flying fox, layanan tersebut tidak gratis ya hehe.. tentu saja bayar. Begitu juga dengan naik motor ATV nya juga banyar pakai uang^_^. Untuk yang flying fox tempatnya ada di sebelah selatan kalau gak salah (rada bingung soalnya). Loh kok sebelah selatan? bukannya malah ke laut kalau selatan? Seperti yang sudah saya bilang tadi pantai gemah itu berada di teluk, jadi tidak berhadapan langsung dengan laut, pantai di teluk itu bisa menghadap timur atau barat. Jadi tidak harus menghadap selatan walau berada di sebelah selatan pulau jawa, paham kan?

Fasilitas Umum

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas agama islam, sudah sepatutnya dimanapun dan apapun itu tempatnya disediakan tempat ibadah bagi yang beragama muslim. Di pantai gemah memang ada fasum tersebut namun tempatnya kecil, bukan berupa langgar atau musholla yang agak besar. Sehingga pada waktu ramai pengunjung kita harus antri jika mau sholat. Memang sih jika saya lihat tidak hanya satu tempat ibadah yang disediakan, ada beberapa tempat di beberapa titik lokasi pantai gemah. Namun tetap saja dengan segitu ramainya pengunjung seperti saat musim liburan kita tetap harus antri.

Saya katakan bukan musholla sebab tidak ada tempat untuk mengambil air wudhu, kalau mau sholat harus pakai air untuk wudhu yang disediakan di tempat wc umum (bayar pake uang).

Pantainya Kotor

Namun sayang pada saat saya berkunjung kesana pantainya sangat kotor sekali dan saya tidak melihat adanya petugas yang berupaya untuk membersihkannya. Air laut yang keruh dan sampah kayu berserakan dimana mana menjadi pemandangan yang disuguhkan pada wisatawan pada kala itu.

Berikut hasil jepretan kamera hp saya di pantai gemah

dengan sampah yang begitu banyak juga berseliweran sepeda motor sama ATV yang disewakan pihak pengelola, suasana jadi kurang nyaman rasanya.

Begitupun pohon cemara yang tumbuh di sepanjang pantai, alih alih dapat berteduh dengan tenang dengan banyak tempat pilihan untuk bersantai dibawahnya, untuk cari tempat saja sudah susah karena begitu banyak kendaraan berupa mobil yang diparkir di sana. Dari ujung sampai ujung penuh dengan mobil dan orang orang. Sungguh bukan tempat bersantai dan bermain bersama keluarga yang rekomendasi, sungguh apes dikala itu.

Tips ke Pantai Gemah

Namun jangan khawatir, ada tips dari saya agar tidak mengalami apes seperti saya beserta rombongan jika mau ke pantai gemah. Tips ini juga berlaku untuk wisata apa saja yang akan kita kunjungi. Satu tips dari saya jika ke tempat wisata janganlah pada saat musim liburan seperti saat libur panjang sekolah, berlibur ke tempat wisata itu lebih baik pada saat jam kerja juga bukan waktu libur sekolah. Pada saat itu kita bisa leluasa sebab tidak begitu banyak orang yang mengunjungi tempat itu.

Namun untuk urusan kebersihan kembali lagi pada pihak pengelola, semoga kedepannya para pengelola wisata tidak hanya memikirkan uang hasil pendapatan dari jual tiket maupun dari parkir juga dari hasil sewa kendaraan/alat di lokasi tersebut. Namun juga kiranya dapat memperhatikan kebersihan tempat yang sudah memberi pemasukan tetap bagi mereka juga bagi peningkatan perekonomian warganya tersebut dengan baik.